Ananda Ashghar, Dari Aduk Semen ke AutoCAD
بسم الله الر حمن الر خيم Bagi anak laki-laki kelas 7, belajar Matematika dan Sains di balik meja mungkin terasa biasa. Namun, di Flexischool PBD , kami percaya bahwa kecerdasan intelektual harus beradu dengan ketangguhan fisik. Ini sedikit cerita magang Abang Ashghar di proyek pembangunan rumah kost, yang dimentori langsung oleh mamanya (seorang praktisi Teknik Sipil). 1. Ground Zero: Mengapa Harus Mengaduk Semen? Meski memiliki bakat menonjol di bidang sains, matematika, dan English, abang Ashghar tidak melulu diajak duduk di depan kertas ataupun komputer. Ia memulai dari "nol": Mengayak pasir dan mengaduk semen . Belajar teknik plester dinding yang presisi. Tujuannya? Membangun endurance (daya tahan). Kami ingin ia merasakan beratnya material sebelum ia menggambar strukturnya. Seorang engineer masa depan harus tahu rasanya keringat di lapangan agar tidak menjadi pemikir yang manja. Mengutip arahan sang Mama, setiap pengalaman adalah pembelajaran yang nantinya akan men...