Postingan

Hasil Ujian jadi Karya Publikasi? Di PBD, Bisa!

Gambar
 بسم الله الر حمن الر حيم Seperti yang sudah-sudah, Pekan Penilaian Sumatif di PBD selalu tampil dengan variasi kegiatan pengujian yang beragam. Namun ada yang berbeda di ujian bahasa Inggris kelas 7 & 10 pada pekan penilaian sumatif tengah semester-2 kali ini. Ananda tidak menjawab soal, melainkan diminta untuk menerjemahkan script bersama melalui platform CANVA, dengan pembagian halaman yang berbeda untuk tiap ananda (satu halaman/ananda).  Penyediaan script dalam bahasa Indonesia sebagai tugas ujian menerjemahkan sengaja dibuat bu Umama menggunakan AI Gemini, dengan kontrol penuh dari bu Umama yang merujuk pada kitab Sirah Nabawiyah karya Syafiyurrahman yang sudah dikenal secara internasional, untuk menunjukkan bahwa penggunaan AI untuk keperluan pendidikan dan pembelajaran dibolehkan dalam batas etika sebagai tools / alat bantu saja, dikendalikan sepenuhnya oleh orang yang berwenang. AI berperan sebatas asisten yang mengerjakan instruksi dari manusia (dalam hal ini or...

Ananda Arkan: Mindfulness Homeschooler

Gambar
 بسم الله الر حمن الر حيم Jika berkunjung ke kelas SMP/SMA Putra di sela pergantian mapel dan jam istirahat, maka belakangan ini kita akan sering melihat abang Arkan (kelas X Flexischool PBD) duduk bersandar sembari membaca buku. Bukan, sebagai genZ yang lebih dekat ke teknologi video dan multimedia, abang Arkan bukan termasuk yang "gila baca". Tetapi kesadaran dan kerelaan memenuhi komitmen seluruh tugas belajarnya menjadikan abang Arkan mencicil tugas baca buku novel trimester ini dengan suka cita. Abang Arkan sadar, jika ingin berhasil maka usaha yang diupayakan mesti maksimal, dan membaca adalah sebuah kebutuhan yang tidak bisa dihindari bagi seorang penuntut ilmu. Apalagi, abang Arkan kini sudah di kelas-10 dan sudah butuh fokus menempa diri memperkaya kompetensi untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya. Bagi abang Arkan, menempuh jalur homeschooling dan bergabung di Flexischool PBD bukan berarti bebas merdeka semaunya dari tugas belajar. Justru fleksibilitas...

Kreasi Headgear 3D: Menenun Ketekunan Melalui Kawat Bulu

Gambar
 بسم الله الر حمن الر حيم Hari ini, seperti biasa suasana di klub crafting Flexischool PBD sibuk dan meriah. Tiap ananda fokus memegang berbagai kawat bulu ( pipe cleaners ) warna-warni. Namun, ini bukan sekadar membuat kreasi biasa. Anak-anak sedang bereksperimen dengan Kreasi Headgear 3D —sebuah proyek rancang bangun aksesori kepala yang membebaskan imajinasi mereka menjadi alien, beruang, hingga semut. Di balik keseruan bentuk-bentuk lucu yang dihasilkan, terdapat proses stimulasi mendalam yang sedang terjadi pada aspek kognitif dan karakter anak-anak kita. 1. Melatih Endurance (Daya Tahan) dalam Belajar Memilin dan mengaitkan kawat bulu agar tegak berdiri menjadi antena atau telinga hewan bukanlah perkara mudah. Dibutuhkan ketelitian dan endurance (daya tahan) yang tinggi. Anak-anak belajar bahwa sebuah karya tidak jadi secara instan; ada proses repetitif yang menuntut kesabaran. Dalam literatur pendidikan, sikap ini berkaitan dengan Grit . Menurut penelitian Angela Duckwor...

Ananda Ashghar, Dari Aduk Semen ke AutoCAD

Gambar
بسم الله الر حمن الر خيم Bagi anak laki-laki kelas 7, belajar Matematika dan Sains di balik meja mungkin terasa biasa. Namun, di Flexischool PBD , kami percaya bahwa kecerdasan intelektual harus beradu dengan ketangguhan fisik. Ini sedikit cerita magang Abang Ashghar di proyek pembangunan rumah kost, yang dimentori langsung oleh mamanya (seorang praktisi Teknik Sipil). 1. Ground Zero: Mengapa Harus Mengaduk Semen? Meski memiliki bakat menonjol di bidang sains, matematika, dan English, abang Ashghar tidak melulu diajak duduk di depan kertas ataupun komputer. Ia memulai dari "nol": Mengayak pasir dan mengaduk semen . Belajar teknik plester dinding yang presisi. Tujuannya? Membangun endurance (daya tahan). Kami ingin ia merasakan beratnya material sebelum ia menggambar strukturnya. Seorang engineer masa depan harus tahu rasanya keringat di lapangan agar tidak menjadi pemikir yang manja. Mengutip arahan sang Mama, setiap pengalaman adalah pembelajaran yang nantinya akan men...

AYO MAIN! Inverted Monkey Crawl

Gambar
 بسم الله الر حمن الر حيم Ternyata, gerakan merayap terbalik di tangga monyet bukan sekadar aktivitas fisik biasa. Di baliknya, terdapat stimulasi saraf pusat yang sedang bekerja keras membangun fondasi agar anak siap belajar secara akademis.  Pernahkah Ayah Bunda melihat ananda asyik bergelantung terbalik, merayap mundur di tangga melengkung? Di dunia calisthenics , gerakan ini disebut Inverted Monkey Crawl . Bagi anak-anak, ini adalah tantangan yang seru, namun bagi perkembangan otak mereka, ini adalah "nutrisi" yang luar biasa. Di Flexischool PBD , aktivitas di luar kelas dilihat sebagai bagian integral dari proses belajar. Mari kita bedah rahasia di balik gerakan ini menggunakan pendekatan Piramida Belajar (The Pyramid of Learning) . 1. Memperkuat Fondasi Terbawah: Sistem Sensori Gerakan menggantung terbalik memberikan stimulasi pada tiga indra utama yang menjadi dasar piramida belajar: Sistem Vestibular (Keseimbangan): Melatih fokus dan kestabilan otak agar anak tidak m...

Makin "Tega" - Makin Sayang, Repot Sekarang - Santai Kemudian

Gambar
بسم الله الرحمن الرحيم “Dek, bangun, nanti kamu terlambat lagi." “Kak, tugas matematika sudah selesai?”  “Ayo, jangan lupa taruh baju kotor di tempatnya!” Pernah merasa lelah karena harus terus-menerus menjadi ‘alarm’ berjalan untuk ananda? Bagi orang tua di jenjang TK hingga SD kelas rendah 1-2-3 termasuk orang tua dari para Ananda Berkebutuhan Khusus (ABK) di Flexischool PBD, kerepotan ini adalah makanan sehari-hari karena keterlibatan orangtua masih sangat tinggi, mulai dari melatih rutinitas pagi hingga memastikan tugas-tugas rumah tuntas. Rasanya setiap detail aktivitas dan tugas harian masih harus kita dampingi, kita arahkan, bahkan terkadang kita yang sibuk sendiri. Mungkin sering kali muncul pertanyaan di benak kita: “Sampai kapan harus se-repot ini?” Kabar baiknya, penelitian pendidikan menunjukkan bahwa kerepotan kita hari ini adalah sebuah investasi besar . Jika kita konsisten melatih kemandirian ananda sekarang, kita akan “panen santai” saat mereka menginjak jenjang SM...

Keterampilan Gerak Dasar, Lebih Dari Sekadar Bermain.

Gambar
بسم الله الر حمن الر حيم Pernahkah Ayah Bunda memperhatikan bagaimana seorang anak belajar membaca? Mereka mulai dari mengenal huruf, lalu suku kata, hingga akhirnya lancar membaca kalimat. Nah, dalam dunia fisik, proses ini disebut Fundamental Movement Skills (FMS) atau Keterampilan Gerak Dasar. Banyak yang menganggap gerak adalah hal alami yang akan "bisa sendiri". Padahal, FMS adalah "alfabet fisik" yang harus diajarkan dan diasah agar anak memiliki fondasi yang kuat untuk hidup sehat dan percaya diri. Apa Itu FMS dan Mengapa Penting? Secara garis besar, FMS mencakup tiga pilar: Lokomotor: Berlari, melompat, dan berjingkat. Stabilisasi (Keseimbangan): Menekuk, meregang, dan berdiri di satu kaki. Manipulatif: Melempar, menangkap, dan menendang. Penelitian dalam jurnal Sports Medicine menyebutkan bahwa anak yang menguasai FMS memiliki peluang jauh lebih besar untuk tetap aktif secara fisik hingga dewasa dibandingkan mereka yang melewatkan tahapan ini. Implemen...